Thursday, March 20, 2014

Gerindra pertanyakan kepada KPU soal surat suara yang rusak

Gerindra pertanyakan kepada KPU soal surat suara yang rusak




LENSAINDONESIA.COM: Persiapan Pemilu Legislatif yang kurang dari sebulan lagi menghadapi banyak permasalahan. Di seluruh daerah ditemukan ribuan surat suara yang rusak. Sebagian surat suara sudah dicoblos pada caleg dan partai tertentu.


Ketua Badan Pemenangan Nasional Pemilu Legislatif 2014 (BAPNAS Pileg 2014) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Moekhlas Sidik mempertanyakan kesiapan KPU dalam penyelenggaraan pemilu, “Kasus surat suara yang rusak ini bukan yang pertama kali terjadi, namun kasus ini terus saja berulang,” ujarnya.


Baca juga: Gerindra targetkan peningkatan pendapatan per kapita US$ 6.000 dan Subsidi BBM, salah satu penyebab kebocoran uang negara


“Kami juga mempertanyakan kepada KPUn bagaimana mekanisme penggantian surat suara yang rusak tersebut. Bagaimana prosedur dan mekanisme penghancurannya? Surat suara yang sudah terlanjur rusak tidak bisa dibiarkan tetap beredar karena bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kecurangan,” terangnya.


Moekhlas juga mengingatkan pentingnya menjaga pelaksanaan pemilu agar berlangsung dengan bersih, jujur, dan adil. “Pemilu yang akan berlangsung dalam waktu dekat adalah pesta demokrasi yang harus dijaga pelaksanaannya. Masa depan bangsa akan ditentukan oleh pelaksanaan pemilu ini, marilah kita jaga bersama demi terwujudnya kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya. @muhammadrusjdi


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment