LENSAINDONESIA.COM: Juru bicara Partai Gerindra bidang pertanian dan kehutanan, Darori Wonodipuro mengatakan kedaulatan pangan menjadi isu sentral yang keandalannya dapat mempengaruhi stabilitas sosial ekonomi nasional. Pasalnya, Indonesia masih mengimpor bahan pangan, karena produksi pangan nasional tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.
“Salah satu penyebab kurangnya produksi pangan adalah kurangnya rasio lahan pertanian per kapita. Saat ini lahan pertanian per kapita di Indonesia hanya seluas 359 m2, jauh berbeda dengan rasio pemilikan lahan per kapita dengan negara-negara yang sama-sama berpenduduk banyak seperti India (1,590,6 m2/kapita), Thailand (5,225,9 m2/kapita) dan Vietnam (959,9 m2/kapita). Oleh karena itu dibutuhkan pembukaan lahan baru untuk areal tanaman pangan/holtikultura,” ungkap Darori.
Baca juga: Gerindra dukung langkah KPK stop dana Bansos jelang Pemilu 2014 dan Ketum PPP, minta masyarakat Indonesia dukung Prabowo
Oleh karenanya, Salah satu dari program kerja Partai Gerindra adalah membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamanan sumber daya air yang tertuang dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dalam salah satu butir program tersebut terdapat salah satu program pembangunan kedaulatan pangan yaitu mencetak 2 juta hektar lahan baru untuk meningkatkan produksi pangan antara lain beras, jagung, sagu, kedele, dan lain-lain yang dapat mempekerjakan lebih dari 12 juta orang.
Darori menambahkan, untuk mencapai kedaulatan pangan nasional, peningkatan produksi pangan utama Indonesia harus tumbuh signifikan jauh lebih besar daripada tingkat pertambahan penduduk setiap tahun ditambah tingkat kenaikan permintaan dunia dan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam semua upaya itu, lanjut Darori, petani mempunyai peran yang sentral, adapun pengelolanya adalah BUMN, yang bertanggung jawab untuk penyediaan sarana produksi input, transportasi, fasilitas pengolahan, pergudangan, pembiayaan, serta pemasaran.
“Dengan strategi dan kebijakan terintegrasi, juga berpihak langsung kepada petani, maka pertanian di Indonesia akan maju sehingga bangsa Indonesia dapat mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Apabila Partai Gerindra mendapatkan kepercayaan dari rakyat untuk memimpin negeri ini, kedaulatan pangan pasti akan diwujudkan,” tandasnya.
Seperti diketahui, Indonesia adalah negara yang kaya dengan sumber kekayaan alam, begitu juga dengan sumber pangan. Namun pada kenyataanya Indonesia belum menjadi negara yang berdaulat pangan. Untuk memenuhi kebutuhan pangan, negara masih mengekspor sumber pangan dari negara lain. @kiki_budi_hartawan
0 comments:
Post a Comment