LENSAINDONESIA.COM: Gemerlap sepakbola Liga Inggris yang menjanjikan uang dan ketenaran ternyata tak sepenuhnya menjanjikan masa depan. Seorang mantan kiper Leeds United, Eddie Van Boxtel, yang terkenal karena pernah menggagalkan penalti legenda Manchester United Eric Cantona, ditangkap setelah menjadi buron selama enam tahun terakhir untuk sebuah kasus kepemilikan ganja sebesar Rp 159 miliar.
Eddie van Boxtel (40) ditangkap petugas dari kepolisian unit Narkoba Irlandia saat razia obat-obatan di Clondalkin, Dublin, Irlandia. Namun mantan bintang sepakbola itu tak muncul di pengadilan enam tahun yang lalu sehingga surat perintah penangkapan dikeluarkan pada Juli 2008. Setelah buron selama enam tahun, ia berhasil ditangkap dan kini menjadi tahanan di Penjara Cloverhill.
Polisi mengatakan pada Pengadilan, Eddie Van Boxtel adalah salah satu dari empat orang yang ditangkap berikut barang bukti ganja dalam jumlah besar. Saat ditangkap mantan kiper legendaris Leeds United ini memiliki surat-surat identitas palsu.
Eddie Van Boxtel adalah seorang kiper terkenal dan pernah merumput di beberapa klub Liga Irlandia. Dia membantu Dundalk memenangkan liga tahun 1995 dan juga bermain bersama dengan Galway United, Monaghan United, Home Farm dan Bray Wanderers.
Dia juga pernah menghabiskan satu musim dengan Leeds United pada usia 17 tetapi kembali ke Irlandia setelah bentrok dengan manajernya. Salah satu momen olahraga paling terkenalnya datang ketika ia menyelamatkan penalti dari Eric Cantona, yang saat itu bermain untuk Manchester United.
Namun setelah tak bermain sepakbola, kiper ini menekuni profesi sebagai sopir taksi. Mungkin penghasilan sebagai sopir taksi dirasa kurang cukup, Eddie Van Boxtel, nekat menjadi kurir ganja sebelum akhirnya tertangkap polisi. @gb/andiono
0 comments:
Post a Comment