Tuesday, November 4, 2014

Harga cabai di Kabupaten Magetan melonjak

Harga cabai di Kabupaten Magetan melonjak




LENSAINDONESIA.COM: Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Magetan, Jawa Timur, naik signifikan. Naiknya harga ini akibat minimnya stok di pasaran.


Suharti, seorang pedagang cabai di Pasar Sayur Magetan mengatakan, kenaikan harga terjadi untuk berbagai jenis cabai. Baik, cabai rawit, cabai merah, maupun cabai keriting.


Baca juga: Belum lunas PBB, nenek sebatang kara ini ditolak ambil jatah Raskin dan Pria tua sakit-sakitan dibuang, Dinsosnakertrans Ngawi tak peduli


“Harga cabai rawit naik dari kisaran Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram menjadi Rp28 ribu per kilogram,” ujar Suharti kepada wartawan, Selasa (04/11/2014).


Sedangkan, cabai merah naik dari Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram dan cabai keriting naik dari Rp18 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram.


Menurut dia, kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap sejak dua pekan terakhir. Para pedagang menilai, kenaikan harga tersebut disebabkan karena berkurangnya pasokan sehingga stok di pasaran menipis.


Terutama pasokan dari petani cabai di Magetan yang menurun drastis karena banyak yang tidak menamam cabai saat musim kemarau berlangsung.


Untuk tetap berjualan, para pedagang mendatangkan cabai dari wilayah Pare, Kediri. Sehingga, selain harga naik akibat minimnya stok juga dipengaruhi oleh biaya distribusi dari Kediri ke Magetan.


Kondisi itu menyebabkan sejumlah pembeli terutama mereka yang mempunyai usaha warung makanan, mengeluh. Sebab, setiap hari harga cabai berubah dan terus mengalami kenaikan.


“Harga cabai naik terus. Setiap hari selalu berubah selama beberapa minggu ini. Kenaikan bahkan ada yang mencapai Rp5.000 per kilogram dibandingkan sehari sebelumnya,” kata seorang pembeli, Sarmiati.


Pihaknya merasa kuatir dengan kondisi tersebut. Sebab, bisa saja harga cabai semakin tinggi seiring rencana pemerintah akan menaikkan harga BBM.


Sementara, data Dinas Perdagangan Magetan mencatat, kenaikan harga tertinggi terjadi untuk cabai rawit yang lonjakan kenaikan per harinya bisa mencapai 21,74 persen dalam kurun waktu tanggal 31 Oktober hingga 4 November. Sedangkan untuk cabai merah dan keriting lonjakan berkisar antara 0 hingga 6,6 persen.@ridwan_LICOM/ant


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment