LENSAINDONESIA.COM: Koalisi Merah Putih (KMP) DKI Jakarta geram menghadapi rencana pelantikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) sebagai gubernur di Istana Negara, Rabu besok (19/11/14). Menunjukkan sikap konsisten kontra Ahok, KMP di DPRD DKI menolak undangan untuk menyaksikan proses pelantikan di Istana.
“Insya Allah, saya enggak akan datang. Insya Allah, KMP DKI enggak akan datang semuanya,” tegas Ketua KMP DKI Jakarta, M Taufik saat dihubungi Licom, Selasa (18/11/14).
Baca juga: Wakil rakyat KIH pastikan ke Istana, saksikan Ahok dilantik Jokowi dan Ahok bangga dilantik Presiden Jokowi di Istana besok
Meski KMP menolak datang, Wakil Ketua DPRD yang juga ketua DPD Gerindra Jakarta ini mengakui, telah menerima surat undangan pelantikan tersebut. “Tadi suratnya sudah saya terima dari Sekwan.” Maksudnya, Sekretaris Dewan, Mangara Pardede.
Sebelumnya, KMP DKI Jakarta yang terdiri dari Fraksi Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Fraksi Demokrat-Partai Amanat Nasional (FDPAN) di DPRD, juga menolak menghadiri Rapat Paripurna DPRD DKI, yang memutuskan status Ahok dari Pelaksana tugas (Plt) Gubernur ditetapkan menjadi Gubernur pada Jumat lalu (14/11/14).
Sikap berbeda ditunjukan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Mereka yang terdiri dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Fraksi NasDem di DPRD justru memastikan menghadiri proses
pelantikan tersebut.
“Kita pasti datang, karena kita dapat undangannya,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) di DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak saat dihubungi Licom, Selasa petang. @fatah_sidik
0 comments:
Post a Comment