LENSAINDONESIA.COM: Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan TNI dan Top Coffee, menggelar deklarasi Gerakan Nasional Ketahanan dan Kedaulatan Pangan.
Deklarasi ini juga menghelat Seminar Nasional dan Konser Iwan Fals bertempat di Balai Sidang dan Boulevard UI kampus Depok, Senin (17/11/14). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Rektor UI Prof. Dr. Bambang Wibawarta, Guru Besar UI Prof. Sri Edi Suwarsono, Prof. Dr. Ing. Ir. Misri Gozan, M.Tech.
Baca juga: Tiga calon terkuat Rektor UI diumumkan siang ini dan Teliti HIV-Hepatitis C Virus, Henny Saraswati dipromosikan Doktor UI
Ratusan mahasiswa perwakilan BEM berbagai Perguruan Tinggi di DKI Jakarta dan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan peduli lingkungan se-Jabodetabek, juga ikut di acara itu.
Deklarasi Gerakan Nasional Ketahanan dan Kedaulatan Pangan tersebut akan ditandatangani segenap Warga Negara Indonesia yang
terdiri Pemerintah Republik Indonesia, Perguruan Tinggi, Mahasiswa, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Masyarakat.
Berikut butir-butir deklarasi Ketahanan Pangan Nasional tersebut;
1. Turut serta dalam pengembangan dan peningkatan produksi pangan nasional dalam sektor Maritim dan Kontinental melalui keahlian masing-masing;
2. Melakukan pengembangan dan peningkatan produksi pangan nasional melalui pengelolaan kekayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang berbasis pada wawasan lingkungan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional;
3. Mengedepankan konsumsi pangan yang berbasis pada pemanfaatan produk pangan nasional;
4. Mengawasi dan mengevaluasi Kebijakan impor bahan pangan oleh Pemerintah sebagai langkah menuju ketahanan dan kedaulatan pangan nasional;
Gagasan “Gerakan Nasional Ketahanan dan Kedaulatan Pangan” merupakan bagian dari upaya Perguruan Tinggi, Pemerintah dan TNI di dalam menjawab berbagai tantangan ketahanan pangan nasional, diantaranya Model pembangunan yang berujung pada konflik agraria;
- Semakin luasnya kebutuhan lahan dari ekspansi perkebunan, tambang, dan hutan tanamani ndustri.
- Eksploitasi yang melebihi daya dukung lingkungan, sehingga berdampak krisis lingkungan;
Pertambahan jumlah penduduk diimbangi dengan peningkatan kebutuhan akan lahandanpangan, namun tidak berbanding lurus
dengan peningkatan produksi pangan.
Diharapkan kegiatan ini menciptakan momentum untuk lingkungan serta tata kelola SDA yang lebih baik, dapat mengembangkan wacana publik terkait dengan reformasi dalam perlindungan dan manajemen lingkungan, sehingga mendorong gerakan sosial
yang konstruktif dalam mengawal pemerintah di masa mendatang serta mencanangkan Ketahanan Pangan Nasional.
Selain itu, melalui Seminar bertajuk “Peran Pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam Menciptakan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan” dapat memberikan solusi dalam mengatasi permasalahan krisis energi, pangan dan lingkungan secara terintergrasi. Serta menyamakan pemahaman, sikap dan tindakan yang perlu dilakukan oleh pemerintah, gerakan lingkungan serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan krisis SDA dan lingkungan.
Acara yang juga didukung oleh UI Youth Environmental Action (UIYEA) dan Nusantara Center iniakan melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik dan biopori yang dimaksudkan untuk menambah pengetahuan tentang sumber alternatif ramah lingkungan yang dapat memperkaya unsur hara tanah bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
Selanjutnya, para pimpinan UI, TNI dan perwakilan dari Top Coffee juga akan melakukan Aksi Gerakan Biopori dan Simbolis Penanaman Bibit buah. Bersamaan dengan itu, juga akan dipamerkan sejumlah hasil penelitian para dosen UI dalam upaya
pengembangan teknologi pangan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kontes foto “Green Art Exhibition” dan Konser Iwan Fals bertajuk “Bergerak Bersama untuk Ketahanan Pangan yang Berdaulat”. @
Authentikasi:
Dra. Farida Haryoko, M.Psi
Kepala Kantor Komunikasi UI
0 comments:
Post a Comment