LENSAINDONESIA.COM: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, Dien Emawati membantah, ada dana siluman sebesar Rp 33,442 miliar untuk 34 kegiatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta 2014 yang dialokasikan ke pihaknya.
Dia mengklaim, Dinkes DKI memang mengalokasikan dana tersebut untuk pengadaan sejumlah kebutuhan, seperti alat pemadam kebakaran. Namun, uang itu tak digunakan, melainkan dikembalikan. Sehingga, menjadi bentuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa).
Baca juga: JPS kritik Ahok kecewa kinerja pejabat Pemprov DKI Jakarta dan Keluarga surati SBY, Auditor BPKP dibunuh diduga terkait audit Bimtek
“Bukan kegiatan, tapi untuk beli alat pemadam kebakaran. Untuk apa saya beli itu? Kalau ada kebakaran atau peristiwa lain, kan tinggal telepon pemadam kebakaran,” katanya di Balaikota, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/14).
“Saya juga tadi sudah ditanya Pak Plt Gubernur (Basuki Tjahja Purnama), saya bilang saja, dananya nggak dipakai, Pak. Kalau anggaran itu tidak dipakai, ngapain juga dikerjakan?” imbuhnya.
Dien juga beralasan, dana fiktif tersebut juga dialokasikan untuk suku dinas dan rumah sakit umum daerah (RSUD). Namun, dia lagi-lagi berdalih, tak mengetahui anggaran tersebut bisa muncul. Apalagi, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait tak mengusulkan.
Beberapa saat sebelumnya, Kepala BPKP DKI, Bonny Anang Dwijanto mengatakan, pihaknya mendapati adanya dana siluman di Dinkes dan Dinas PU Jakarta pada APBD 2014.
Dia mengatakan, anggaran sebesar Rp 3,518 triliun untuk 252 kegiatan itu disebut siluman, karena tak pernah dibahas ekesekutif bersama DPRD DKI, tetapi tertuang dalam APBD.
Setelah menemukan adanya anggaran ganjil ini, kata Bonny, BKPD DKI lalu mengkonfirmasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
“Mereka mengaku, tidak pernah menganggarkan kegiatan ini ke dalam APBD. Namun, tiba-tiba muncul di dalam anggaran,” katanya.
BPKP DKI, kata dia, juga menemukan anggaran siluman pada APBD 2013 lalu. Salah satunya yang dialokasikan untuk Dinas PU dengan nilai Rp 1,226 triliun yang ditujukan untuk 128 kegiatan. Lalu, sebesar Rp 210,801 miliar dengan 58 kegiatan di Dinkes.
Sementara itu, Kepala Dinas PU DKI, Agus Priyono, sulit dikonfirmasi terkait anggaran siluman tersebut. Berkali-kali ditelepon wartawan di Balaikota, tak ada jawaban yang diberikannya @fatah_sidik
0 comments:
Post a Comment