Monday, November 10, 2014

PSSI bakal rekrut wasit baru untuk kompetisi ISL mendatang

PSSI bakal rekrut wasit baru untuk kompetisi ISL mendatang




LENSAINDONESIA.COM: Kurangnya tenaga dan kinerja wasit di Indonesia Super League (ISL), membuat pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mulai mencari bibit wasit maupun asisten wasit. Hal itu dilakukan karena hanya ada 20 wasit dan asisten wasit selama pagelaran ISL 2014 sehingga mau tak mau dianggap meresahkan oleh PSSI.


Melalui anggota Exco PSSI, Jamal Azis, disebutkan PSSI bakal menambah jumlah wasit. “Kami akan membuka pendaftaran wasit. Jika banyak opsi untuk pemilihan wasit, saya yakin tidak itu-itu saja nantinya wasit yang akan memimpin pertandingan,” ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua Komite Wasit PSSI.


Baca juga: Persib pupuskan ambisi Persipura tampil sebagai juara bertahan ISL dan Persib dan Persipura sama-sama berburu sejarah


PSSI juga mencari wasit yang saat ini masih mengenyam pendidikan di Universitas olahraga maupun yang sudah lulus. “Yang pasti kami butuh banyak untuk tenaga kewasitan, serta kami akan utamakan bagi yang bergelar sarjana, bisa S2 dan S3,” imbuhnya.


Menurutnya, untuk ke depan, wasit yang memimpin kompetisi ISL harus memiliki pendidikan yang cukup. Tidak cukup lulusan SMA, agar wasit punya wibawa sehingga bisa disegani pemain saat memimpin pertandingan.


“Coba kemarin, wasit yang memimpin pertandingan hanya lulusan SMA. Yang punya sarjana hanya satu. Jadi, nantinya saya akan rekrut wasit di semua fakultas PT di Indonesia. Untuk lisensi, kami yang buat dan tinggal minta AFC,” jelasnya.


Saat ini, PSSI baru memiliki 20 wasit dan 20 wasit cadangan yang memimpin kompetisi ISL 2014. Jumlah tersebut, dirasakan sangat minim. Itupun yang formal hanya 10 wasit dan 10 asisten. “Idealnya kompetisi yang diikuti 20 klub dengan jumlah 38 pertandingan dipimpin oleh 40 hingga 50 wasit. Bisa jadi wasit nanti bergelar sarjana S2 atau S3,” ujarnya.


Jamal Azis mengaku PSSI memutuskan langkah itu setelah melihat kepemimpinan wasit di kompetisi ISL 2014. Menurutnya, hasil kompetisi ISL kemarin benar-benar menjadi pelajaran PSSI untuk memperbaiki kualitas wasit agar menghasilkan kompetisi yang bermutu.


“Taruhannya kemarin di semifinal dan final. Kami tidak mau endingnya dicederai wasit di final. Sebab, banyak laporan wasit pada babak penyisihan jelek. Kami bersyukur laga semifinal dan final berlangsung baik dan fair. Seluruh insan bola tanah air bahkan AFC memuji laga final Persib lawan Persipira,” ungkapnya. @angga_lensa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment