Monday, November 10, 2014

SMP Baitussalam gembleng jiwa nasionalisme siswa di Hari Pahlawan

SMP Baitussalam gembleng jiwa nasionalisme siswa di Hari Pahlawan




LENSAINDONESIA.COM: Peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum bagi SMP Baitussalam Surabaya untuk memupuk jiwa nasionalisme anak didiknya.


Senin 10 November pagi tadi, sekolah yang terletak di Jl. Ketintang Madya, Surabaya ini menggelar berbagai kegiatan. Diantaranya, para guru dan siswa diwajibkan memakai pakain pejuang kemerdekaan 45, menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan dan jalan sehat sejauh 4 km.


Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Koarmatim gelar tabur bunga di laut dan Berpakaian pejuang, Satlantas Polrestabes Surabaya bagikan helm SNI


“Kita ingin memberikan teladan kepada siswa, bahwa jiwa seorang pahlawan adalah semangatnya, meskipun itu tindakan kecil. Nah, kita hari ini mengajak siswa jalan sehat, untuk membangkitkan semangat mereka,” kata Kepala Sekolah SMP Baitussalam, Drs H Kusmiadi di sela acara, Senin (10/11/2014).


Sementara itu rute jalan sehat, start dimulai dari halamanSMP Baitussalam-Ketintang Selatan-Jawa Pos-Pengadilan Agama, Ketintang Madya-Universits Merdeka-Ketintang Madya VII-Finis di Smp Baitussalam.


Menurut Kusmiadi, sesuai instruksi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, nuansa upacara bendera dalam rangka peringataan hari pahlawan 10 November kali ini, sengaja dikemas berbeda oleh pihak sekolah. Yaitu dengan menampilkan berbagai busana pejuang yang dikenakaan sebagai simbol untuk mengenang perjuangaan para pahlawan.


“Kegiatan ini baru pertama kali digelar dengan menggunakan kostum pahlawan, dan kami ingin mengenang jasa serta keberanian mereka mengusir penjajah,” katanya.


Ia berharap, momen peringatan Hari Pahlawan dapat menggerakkan bergerak jiwa dan semangat siswa, untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan, yang gugur mempertahankan kemerdekaan Negara.


“Siswa-siswa sebagai generasi muda, harus bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan,” katanya.


Selain itu kegiatan kegiatan ini diharapkan, mampu memperkenalkan Sekolah yang telah berdiri sejak 1996 ini kepada masyarakat. “Sebelumnya kami juga menggelar lomba sepeda hias, dan akan ditutup rangkaian peringatan ini dengan pengajian,” tuturnya.


“Total jumlah siswa-siswi sampai saat ini 286 murid. Satu kelas maksimal 36 siswa. Sedangkan guru mencapai 24 orang,” terangnya.@ridwan_LICOM


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment