Friday, November 7, 2014

Wagub Jatim sebut tuntutan kenaikan UMK 30 persen terlalu tinggi

Wagub Jatim sebut tuntutan kenaikan UMK 30 persen terlalu tinggi




LENSAINDONESIA.COM: Tuntutan para buruh Jatim yang meminta UMK Surabaya 2015 sebesar Rp 3 juta atau naik sekitar 30 persen dipastikan tak akan bisa terealisasi karena sejumlah pihak menganggap itu terlalu tinggi.


Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengaku akan berusaha mensejahterahkan para buruh di Jatim dengan penetapan kenaikan UMK setiap tahunnya. Namun jika tuntutan kenaikan UMK dipatok sebesar 30 persen, ia menilai tak realistis. “Terlalu tinggi lah itu kalau 30 persen. Kasihan perusahaannya, takutnya nanti malah gak jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2014).


Baca juga: Ribuan buruh Jombang tuntut UMK 2015 naik dan Gubernur Jatim deadline penyerahan usulan UMK terakhir 1 November


Namun Wakil Gubernur Jatim ini memilih diam saat diminta menyebutkan batas kenaikan UMK 2015 yang pantas menurutnya. “Saya gak mau berspekulasi, kalau saya menyebut angka malah jadi kontroversi. Makanya saya gak perlu menyebut angka dulu,” kelitnya.


Prinsipnya, Pemprov Jatim menampung semua tuntutan para buruh dari masing-masing kabupaten/kota. Namun dalam memutuskannya juga harus memperhatikan suara dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur.


Menurut Wakil Gubernur Jatim, dalam pertemuan khusus antara Pemprov dan Apindo beberapa waktu lalu, pihak Apindo Jatim menyampaikan jika kekuatan untuk menaikkan upah buruh hanya berkisar antara 10 hingga 15 persen.


Meski demikian, Saifullah Yusuf mengaku dapat memahami tuntutan buruh yang minta UMK tinggi. Karena itu merupakan bagian dari hak buruh. Tapi dirinya juga berharap agar iklim investasi di Jatim terus dijaga.


Wakil Gubernur Jatim dua periode ini menegaskan, kenaikan UMK harus berpatokan pada surat edaran Gubernur yang menyatakan UMK adalah kebutuhan hidup layak (KHL) ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi. “Saya setuju dengan SPSI Jatim agar kenaikan UMK sesuai prosedur dan sesuai rumusan yang ada. Mekanisme besaran UMK kan bisa didiskusikan bersama,” tukas Gus Ipul.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment