Wednesday, November 5, 2014

Wow! Terima gaji pertama, anggota DPR Gerindra dipalak partai RP15 jt

Wow! Terima gaji pertama, anggota DPR Gerindra dipalak partai RP15 jt




LENSAINDONESIA.COM: Di tengah kasak kusuk para wakil rakyat Curhat belum semua menerima gaji penuh bulan sejak dilantik 1 Oktober 2014, mencuat kabar para anggora DPR dari fraksi Partai Gerindra masih “dipalak” setor ke partai per kepala Rp 15 juta per bulan.


Rupanya, pemalakan atau lebih halus setor ke induk organisasi Parpol sebesar itu membuat ‘kening’ berkerut bagi yang mendengarnya, terutama respon anggota DPR dari fraksi partai lain.


Baca juga: Obama tidak suka Prabowo, Hashim sudah buka jalan dan Darmawan gagalkan BF Sutadi sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya


Hal itu ketika ditanyakan kepada Ketua DPP Gerindra Bidang Kaderisasi, Desmond Junaedi Mahesa, dia tidak mengelak. Tapi, kata Desmond, tidak wajib dan merupakan kesadaran dari para kader di Senayan.


“Memang tidak wajib, tapi besarannya Rp15 jutalah (perbulan),” kata Desmond, di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2014).


Menurut Desmond, uang tersebut dimaksudkan sebagai iuran khusus bagi kader Gerindra yang bertugas menjadi anggota legislatif di DPR RI. Dana iuran itu dimaksudkan untuk biaya operasional menghidupi partai. Terutama, terkait kegiatan partai dengan konstituen di daerah-daerah yang dilakukan masing-masing anggota dewan.


“Kan itu untuk kepentingannya partai, kepentingan agenda,” tegas Desmond.


Desmond menambahkan, iuran tersebut besarannya masih bisa dikompromikan. “Kita tidak kaku kan, masih bisa dialogkan,” kata Desmond.


Rupanya, kebijakan partai Gerindra memberlakukan iuran kader di Senayan sebesar Rp15 juta dianggap cukup wajar. Sebab, besaran “take home pay” yang diterima anggota DPR RI sebulan mencapai Rp46 juta. Nilai ini belum termasuk, honor-honor kegiatan kedewanan atau penerimaan pedapatan non rutin yang jumlah per bulan cukup bervariatif. @endang


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment