Tuesday, November 4, 2014

Gembong perampok spesialis minimarket tewas dihabisi polisi

Gembong perampok spesialis minimarket tewas dihabisi polisi




LENSAINDONESIA.COM: Idrus Achmad (30), perampok spesialis minimarket asal Dusun Sekargadung, Desa Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (5/11/2014) pukul 03.40 WIB, tewas ditembak petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim di kawasan Bunderan Waru Sidoarjo.


Tersangka yang telah lama masuk DPO dan menjadi target operasi polisi ini merupakan otak pelaku perampok spesialis minimarket yang kerap beraksi di wilayah Jawa Timur. Diantaranya, Lawang, Gempol, Pasuruan dan Sidoarjo


Baca juga: Otak perampokan perusahaan pelayaran ternyata Napi Lapas Kota Baru dan Perampok jarah minimarket dekat kantor polisi


Biasanya perampok ini bekerja secara berkelompok lima orang dalam aksinya. Setiap kali beraksi, komplotan ini selalu menyekap karyawan minimarket lalu menguras habis isinya.


Peristiwa penyergapan terhadap perampok spesialis minimarket ini bermula dari keberhasilan petugas melacak keberadaan pelaku. Tim gabungan Cobra dan Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Jatim yang dipimpin Kompol Arbaridi Jumhur membuntuti otak komplotan bandit ini sejak dari Sidoarjo. Sesampainya di kawasan Bunderan Waru, polisi langsung menyergapnya ini. Namun pelaku berhasil kabur ke semak-semak sambil membawa golok.


Petugas Jatanras Dit Reskrimum Polda Jatim yang tak ingin kehilangan buruannya langsung mengejar. Begitu jarak dekat polisi melepaskan tembakan peringatan agar otak komplotan perampok spesialis minimarket ini menyerah. Namun pelaku justru melawan dengan menyabetkan golok ke salah satu anggota polisi yang posisinya terdekat dengannya.


“Saat dilakukan upaya penangkapan, tersangka sempat melarikan diri ke semak-semak. Anggota yang berusaha melakukan pengejaran sempat diserang menggunakan Sajam jenis Golok. Karena sudah membahayakan keselamatan, terpaksa kami lakukan tindakan tegas,” terang Kompol Arbaridi Jumhur.


Mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini menjelaskan, tersangka merupakan residivis dalam kasus yang sama. Bahkan dalam catata polisi, tersangka merupakan pencipta kelompok dengan melakukan perekrutan anggota yang target kejahatannya adalah minimarket.


“Dia punya empat anak buah dan telah beraksi di sembilan minimarket di kawasan Lawang, gempol, Sidoarjo dan pasuruan. Komplotan perampok spesialis minimarket ini sudah lama jadi target operasi karensa sangat meresahkan masyarakat,” perwira polisi yang kabarnya sangat ditakuti bandit jalanan Surabaya karene sikap tegasnya ini. @rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment