LENSAINDONESIA.COM: Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon, yang juga anggota fraksi PDIP di DPR RI, mengaku tidak tahu persis kenapa Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sangat bernafsu menaikkan harga BBM bersubsidi.
Effendi sebagai kader partai yang mengusung Jusuf Kalla mendampingi Joko Widodo hingga berhasil dipilih rakyat menjadi Wapres membantu tugas Presiden Jokowi, tidak tahu persis berkembangnya rumor ada kepentingan bisnis lain di balik ngototnya JK harus menaikkan BBM bersubsidi.
Baca juga: Ketua PDIP sarankan BBM tak naik, Petral Singapura harus 'dibongkar' dan Nasdem dukung harga BBM naik, demi selamatkan uang rakyat Rp500 T
Wakil Ketua DPR sementara versi KIH (Koalisi Indonesia Hebat) di DPR ini, mengaku hanya mengetahui di Kabinet Kerja, orang-orangnya JK menduduki di posisi pos-pos penting.
“Saya hanya dengar, Sofyan Jalil (Menko Perekonomian, red), Rini Soemarno (Menteri BUMN, red), dan Sudirman Said (Menteri ESDM, red) itu orang-orangnya JK,” kata Effendi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Effendi memastikan, yang membuat rencana kenaikan harga BBM adalah mereka itu. Justru tidak ada unsur PDIP di dalamnya.
“Mereka tidak sepaham menempatkan komoditas BBM bersubsidi dengan mekanisme pasar bebas,” pungkas Effendi Simbolon seolah mempertegas ‘cucu tangan’ soal rencana kenaikan BBM. @endang
0 comments:
Post a Comment